Penting Ga Sih Gambar Kerja Itu Untuk Bangun Rumah Atau Renovasi Rumah

Perencanaan desain rumah

Sebelum kita membangun rumah sebaiknya kita harus merencanakan desain rumah yang akan kita bangun. Desain rumah bisa di rencanakan sendiri atau bisa juga menyewa jasa arsitek untuk membuat rencana rumah yang kita bangun. Jika desain rumah di rencanakan sendiri tanpa bantuan dari jasa arsitek perencanaanya harus benar – benar banyak pertimbangan agar perencanaan rumah matang dan tidak terjadi penyesalan di kemudian hari.

Tetapi jika perencanaan rumah kita menyewa jasa arsitek kita tinggal minta permintaan tentang tata letak, jumlah ruangan dan sebagainya yang selanjutnya akan di pikirkan oleh tim arsitek untuk mendapat desain yang ideal dan sesuai keinginan kita.

Untuk bisa menghemat biaya listrik desain rumah harus banyak yang terbuka baik untuk suhu udara ataupun untuk cahaya.

Beberapa hal yang bisa di kerjakan untuk menghemat listrik dari segi suhu ruangan antara lain :

  1. Jangan terlalu banyak sekatan dinding di dalam rumah.
  2. Tinggi plafond terhadap lantai keramik minimal 3 meter agar sirkulasi suhu ruangan berjalan.
  3. Jangan menggunakan atap dari bahan asbes.

Sedangkan untuk bisa menghemat listrik dari segi pengaturan cahaya yang masuk bisa di lakukan antara lain :

  1. Sebisa mungkin area belakang jangan tertutup semua dengan harapan cahaya di bagian belakang rumah mendapatkan sinar matahari.
  2. Memperbanyak jumlah jendela agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam rumah.

 

Untuk bisa merealisasikan hemat listrik di rumah anda beberapa hal yang di atas komunikasikan dengan arsitek anda agar di desainkan sesuai harapan anda.

Tujuan desain rumah ini agar semua yang kita inginkan bisa terwujud nantinya setelah rumah selesai di bangun. Selain itu juga desain rumah ini akan menghasilkan beberapa produk antara lain gambar 3D, gambar kerja, RAB, metode pelaksanaan dll.

 

Jasa desain rumah

Jika kita memakai jasa arsitek untuk merencanakan rumah yang sesuai dengan keinginan kita usahakan diskusi intens agar mendapatkan desain rumah yang benar – benar matang tidak terjadi penyesalan ketika rumah sudah selesai di bangun. Pengalaman penulis ketika membuat desain rumah. Sebelum saya mulai mendesain rumah saya dan owner beserta keluarganya yang berhubungan berdiskusi mulai dari tata letak ruangan, ukuran setiap ruangan, posisi tangga, jumlah anak tangga, speksifikasi material yang di pakai dll.

Setiap arsitek mempunyai kebijakan masing – masing untuk desain rumah. Ada yang di batasi revisi atau perubahan desain rumah karena owner belum benar – benar cocok dengan desain rumah, ada juga yang tidak membatasi revisi sampai berapaun revisi desain rumah tetap di lakukan untuk mendapatkan desain rumah yang cocok.

Saya pernah melakukan revisi yang Cuma 2 kali sudah selesai, 4 kali revisi sudah selesai bahkan ada juga sampai dengan 9 kali baru mendapatkan desain rumah yang diinginkan. Kalau saya dalam mempresentasikan desain rumah menggunakan desain 3D yang orang awam sekalipun bisa membayangkan nanti rumahnya seperti apa kalau sudah jadi.

Dalam penyampaian presentasi bisa menggunakan proyektor atau pun di mirrorkan ke TV yang layarnya lebh besar dari laptop. Tetapi jika tidak punya proyektor dan Tv yang layarnya lebih besar melihat langsung dari laptop juga tidak masalah. Pada intinya apa yang menjadi bahan diskusi antara saya dan owner tersampaikan betul di dalam desain rumah.

Akan menjadi boros ketika desain belum matang pembangunan rumah di paksakan untuk segera di kerjakan.

Factor yang mempengaruhi terburu – burunya desain rumah di paksakan untuk segera di laksanakan pembangunan adalah sebagai berikut :

  1. Revisi jasa arsitek yang membatasi sehingga owner belum benar – benar cocok rumah sudah di bangun.
  2. Owner biasanya hanya menggunakan feeling saja untuk bangun rumah ketika pelaksanaan pembangunan rumah banyak revisi.
  3. Hasil desain rumah yang di berikan hanya gambar 2D sehingga owner tidak paham 100% akan rumah yang akan di bangun nanti.
  4. Kurangnya diskusi antara owner dengan jasa arsitek untuk bertemu langsung membahas desain rumah.

 

Minimal standar gambar yang kita dapatkan jika kita menggunakan jasa arsitek untuk mendesain rumah kita anta lain.

 

Gambar 1. Tampak Depan 3D

Gambar 2. Denah Lantai 3D

Gambar 3. Denah Lantai

Gambar 4. Tampak Depan

Gambar 5. Tampak Samping Kanan

Gambar 6. Tampak Samping Kiri

Gambar 7. Tampak Atap

Gambar 8. Potongan Potongan 1

Gambar 9. Potongan Potongan 2

Gambar 10. Denah Pondasi

Gambar 11. Detail Pondasi

Gabar 12. Denah Kolom & Ringbalok

Gambar 13. Denah Pola Lantai

Gambar 14. Denah Pintu & Jendela

Gambar 15. Detail Pintu & Jendela

Gambar 16. Detail Pintu & Jendela

Gambar 17. Detail Pintu & Jendela

Gambar 18. Denah Plafon

Gambar 19. Detail Kamar Mandi

Gambar 20. Instalasi Listrik

Gambar 21. Instalasi Air Bersih

Gambar 22. Instalasi Air Kotor

Gambar 23. Detail Septitank & Resapan

Untuk harga sendiri setiap jasa arsitek mempunyai tarip jasa yang berbeda – beda. Ada yang memberikan harga yang murah, standard an mahal. Harga bisa berbeda – beda karena di pengaruhi beberapa factor anatara lain :

  1. Jasa arsitek sudah mempunyai brand yang terkenal.
  2. Revisi desain rumah.
  3. Jenis desain rumah minimalis atau klasik, semakin rumit desain rumah semakin mahal.
  4. Hasil gambar yang di dapatkan oleh klien, semakin banyak detail gambarnya semakin mahal.

 

Tips

Ushakan desain rumah benar – benar sampai cocok dengan apa yang kita inginkan jangan sampai ketika saat pelaksanaan pembangunan masih banyak revisi. Lebih baik revisi ketika sedang di desain rumahnya dari pada revisi ketika saat pelaksanaan pembangunan rumah. Kalau sampai terjadi revisi saat pelaksanaan pembangunan rumah akan membengkak biaya yang di keluarkan dan tukang yang bekerja semangatnya berkurang.

GAMBAR KERJA PENTING GA SIH!!!!!!!!

Sebenarnya penting ga sih pakai gambar kerja dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan rumah. Ada sebagian orang belum perlu gambar kerja untuk membangun rumahnya sebagian orang juga sangat penting gambar kerja untuk pembangunan rumah barunya.

Nah kita akan mencoba membahas dari berbagai sudut seberapa pentingnya atau tidak penting gambar kerja dalam pelaksanaan pembangunan rumah baru.

Dari sudut orang yang tidak membutuhkan gambar kerja dalam pembangunan rumahnya.

Mereka menganggap tanpa gambar kerja rumah mereka bisa jadi sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Hanya mengandalkan keahlian si tukang bangunan untuk menterjemahkan ide pemilik rumah ke dalam pelaksanaan bangun rumah nya.

Sebenarnya sah-sah saja orang tidak menggunakan gambar kerja dan hanya mengandalkan tukang bangunan untuk membangun rumahnya.

Akan tetapi sedikit banyaknya ada kekurangan dan keuntungan tidak menggunakan gambar kerja.

Kekurangan tidak menggunakan gambar kerja.

  1. Anggaran biaya tidak bisa di control dari awal atau tidak bisa di prediksi berapa biaya yang harus di siapkan. Jika kantongnya tebal sih ga masalah walaupun biaya yang besar juga untuk rumahnya sendiri. Tetapi jika anggarannya terbatas di khawatirkan rencana bangun rumahnya tidak sampai selesai sampai finishing karena kehabisan dana di tengah-tengah pelaksanaan pembangunan rumah.
  2. Jika sebagian orang tidak menggunakan gambar kerja waktu penyelesainya yang sangat lama, karena akan mudah berganti desain rumah selama pelaksanaan pembangunan rumah. Liat rumah orang pas lagi jalan-jalan pengen rumahnya seperti itu, terus nyuruh tukang untuk rubah bangunan yang sudah di kerjakan, setelah di rubah oleh tukang kok hasilnya ga sesuai yang di harpakan terus liat rumah orang lagi yang lebih menarik di bongkar lagi terus di rubah sesuai keinginan dan begitu terus sampai yang punya rumah puas dengan hasilnya.
  3. Membuat tukang bangunan yang bekerja menjadi malas atau tidak semangat lagi karena banyaknya pekerjaan yang di psang di bongkar dan dipasang lagi. Jika tenaganya borongan ini sangat merugikan pemborong tenaganya karena budget buat bayar yang kerja akan membengkak.

Keuntungan bagi sebagian orang tidak menggunakan gambar kerja adalah menghemat biaya untuk membeli desain gambar, baik gambar 3D, gambar kerja dan RAB.

Keuntungan menggunakan gambar kerja untuk membangun rumah baru antara lain.

  1. Anggaran yang disediakan bisa di prediksi dari awal jadi pemilik rumah bisa menyiapkan anggaran biaya untuk bangun rumah barunya. Walaupun terjadi kenaikan anggaran biaya bisa terjadi karena adanya kenaikan harga dari toko material saat pelaksanaan pembangunan rumah.
  2. Waktu pelaksanaan pembangunan rumah juga bisa di predikdi kapan rumah yang di bangun bisa selesai dengan membuat time schedule dan progress pekerjaan.
  3. Membuat tukang bangunan yang bekerja bisa sesuai rencana karena sudah ada rambu-rambu pekerjaan berupa gambar kerja dan gambar 3D, biaya yang di keluarkan untuk membayar tukang yang bekerja juga sesuai rencana.

Kekurangan bagi sebagian orang yang menggunakan gambar kerja adalah biaya yang harus di keluarkan untuk membayar jasa arsitek untuk mendapatkan gambar kerja, gambar 3D bisa juga video animasi rumah dan bahkan sampai dengan Rencana Anggaran Biaya ( RAB ).

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *